Hai sobat, gimana kabar ? baik-baik aja kan ? aku harap begitu. :) Guys, disini aku pengen tunjukin puisiku nih, atau bisa dibilang mau curhat nih soal Cintaku. Yupss, masa-masa muda kan pasti ada dong rasa tertarik ke lawan jenis. hehehe... Nah ini yang aku rasain kawan. Tapi, Hhuuhh.. :( Andai kalian di posisi ku. Apa yang bisa kalian lakukan ? Hmm... pasti tak jauh berbeda denganku kawan. Dimana-mana kalo' udah bicara soal perasaan pasti pakek hati deh.
Cinta ini sangat-sangat membuatku hancur. Masa' baru pertama kali udah ngrasain yang namanya Sakit Hati akibat Cinta Bertepuk Sebelah Tangan. >.<
Coba deh luangkan waktu sebentar buat baca goresan penaku ini. hehehe... (maksa dikit boleh kan ? wkwkwkwk...)
Cintaku Bertepuk Sebelah Tangan
Pernahku menjatuhkan hati pada sosok nan manis
Manis rupanya
Manis senyumnya
Dan manis pula sikapnya
Seringku berharap akan hadirnya
Berharap akan perhatian lebihnya
Berharap kasih sayangnya hanya untukku seorang
Berharap dia jadi milikku semata
Tapi..
Karena itu semua pula
Sering kali aku kecewa
Sering kali aku menangis karenanya
Sering kali aku merasakan hatiku tercabik-cabik akan sikapnya
Lalu..
Apakah dia juga merasakan kecewaku ?
Apakah dia bisa mendengar isak tangisku ?
Apakah dia mengerti akan sakit hatiku ?
Aku sangat tahu
Aku tahu mungkin jawaban yang tepat adalah "TIDAK"
Satu tanyaku Tuhan
Apakah aku salah menjatuhkan hati untuknya ?
Untuk dia yang tak mencintaiku
Untuk dia yang hanya menjadikan aku boneka cintanya
Menjadikan ketulusan cintaku menjadi Sandiwara Cintanya
Tuhan
Pernah ku mencoba berpaling darinya
Tapi apa ?
Rasa itu kembali datang menghampiri hati
Setiap ku mencintai dia
Selang waktu menunjukkan kenyataan dia mencintai orang lain
Baik itu orang yang tak kenal
Dan juga orang yang sangat ku kenal
Aku tahu rasanya itu
Aku tahu rasa Sakit Hati gimana
Bagaikan sebilah pisau menyayat tangan
Perih..
Sangat-sangat perih rasanya
Itulah yang aku rasakan ya Allah
Itulah yang aku rasakan kawan
Derai airmata yang terus menghujani pipi
Derai airmata yang membuat mataku sembab
Sepintas dalam benakku
Mencoba menghibur diri sendiri
Dia bukanlah yang terbaik untukku
Bukan dia yang berhak memiliki ketulusan cintaku
Tapi..
Diluar sana masih ada insan pilihan-Nya
Insan yang terbaik dan paling terbaik untukku
Aku percaya akan kuasa-Nya
Saat cinta kita bertepuk sebelah tangan memang sangat sakit. Tapi percayalah akan ada waktunya, akan hadir sosok yang jauh lebih baik, sosok yang lebih dari yang kita idam-idamkan, karena semua udah ada yang ngatur yaitu Allah SWT. :) Percayalah akan ada hikmah dibalik rencana-Nya.
Note: Untuk kamu yang udah ngajarin aku arti cinta dan kedewasaan diri aku ucapkan terimakasih. Meski semua itu berujung dengan kepahitan dan sakit hati. Aku sadar Cinta tak harus memiliki. So, aku lapangkan dada untuk semuanya. Meski tanpa adanya cinta darimu bukan berarti hidupku berhenti disini. Justru karena itu aku bisa menjadi pribadi lebih baik dari sebelumnya. Pribadi yang bisa lebih dewasa dalam mengartikan semuanya. Terimakasih buat kamu. :)
Disini aku masih bisa tersenyum meski tanpa ada kamu disampingku. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar